Bratwurst Steak : Parahita Coffee & Resto

Suka sosis?? Tenang…ini bukan Sosiz. Memang ini serupa tapi tak sama. Sosis yang ini ukurannya lebih besar. Meski mungkin berbahan dasar sama, yaitu daging (baik itu ayam, sapi, atau bahkan babi) , sosis dari berbagai negara punya kekhasannya masing-masing. Bratwurst salah satunya.  Ini adalah sosis khas negara Jerman. Bratwurst sendiri berasal dari kata “brat” dan “wurst”.Brat dalam bahasa Jerman artinya daging cincang, dan Wurst artinya adalah sosis.
Di negara asalnya, sosis ini kebanyakan memakai campuran daging lemak dan babi. Tapi janganlah kuatir untuk anda yang tinggal di Indonesia, sosis ini sudah dimodifikasi dengan bahan lainnya.
Di Jerman, Bratwurst ini disajikan dengan sauerkraut ( asinan kol khas Jerman) dan potato salad. Disantap bersama bir dan dijadikan menu makan siang.
Tapi buat saya, Brastwurst ini cukup disantap bersama dengan es teh tawar saja*hehehe*
 
Ya, sore itu saya berkesempatan mampir ke Parahita Coffee and Resto yang ada di Jl. Pandanaran II No. 1 Semarang. Setelah ngobrol ngalur ngidul bareng Elmi *teman semasa kuliah, tepatnya sih teman seperjuangan skripsi #halah* kami sepakati untuk pindah tongkrongan ke Parahita untuk makan malam. Menu yang saya pilih hari itu adalah Brastwurst Steak dan Es Teh Tawar.
Untuk satu menu Brastwusrt, saya harus membayar Rp. 17.500 saja. Ditambah dengan es teh tawar yang harganya Rp.3000 saja. Murah kan??
Di Parahita, Brastwurst ini dimasak  dengan cara  digoreng sebentar menggunakan sedikit minyak dan kemudian membumbuinya dengan saos barbeque dan kemudian dibakar setelahnya. Disajikan dengan aneka sayur dan kentang tumis Bombay (Lyonnaise Potatoes).
Rasa sosisnya gurih dan kenyal. Juga bumbu barbeque-nya terasa sekali. Bila anda suka, bisa ditambahkan saus sambal untuk menambah rasa pedasnya.
Dinner yang cukup mengenyangkan untuk anda yang sedang diet. *hehehe*Tidak terlalu kenyang. Jadi pas kenyangnya.
Nah kalo anda sedang ingin mencari ide makan malam, atau mungkin mau nongkrong dengan teman-teman anda, silahkan bisa mampir ke Parahita Café. Malam itu (hari Kamis), selain bisa menikmati Bratwurst, saya juga menikmatilive music akustik yang didatangkan khusus untuk para pengunjung resto tersebut.
Selamat mencoba.
Sumber info :  rumah asap dan detik food 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s